Nonton Film Streaming High and Low the Worst x Cross Sub Indo Gratis Selain Rebahin, LK21, Indoxx1

plantas-especies.com – Halo penggemar Takiya Genzi, pastinya kamu tidak akan asing dengan High and Low the Worst x Cross. Vibenya sama loh! Kamu bisa nonton film streaming High and Low the Worst x Cross sub Indo melalui link yang tersedia di akhir artikel.

Read More

Pastikan untuk tidak menonton film ini di situs ilegal seperti LK21, Indoxx1 hingga Rebahin, ya! Sebelum itu, ketahui dulu yuk fakta-fakta High and Low the Worst x Cross ini. 

High and Low the Worst X Cross adalah salah satu sekuel dari film franchise High and Low. Film ini tayang perdana pada 9 September 2022 di Jepang, setelah itu film tersebut juga diputar di beberapa negara, termasuk bioskop di negara kita.

Versi DVD dan Blu-ray dari film High and Low the Worst x Cross dirilis pada 25 Januari 2023, sehingga kamu pun bisa beli versi DVD kalau mau mengoleksinya. Banyak penggemar penasaran untuk menontonnya. Film buatan Jepang ini sudah menarik perhatian publik sejak lama karena penyanyi populer bernama Yuta dari NCT 127  juga bermain di film High and Low the Worst x Cross. 

Baca Juga:
Prediksi dan Link Live Streaming Persik Kediri vs PSIS Semarang di BRI Liga 1

Penasaran dengan High dan Low the Worst x Cross yang bertemakan pertarungan anak sekolah Jepang?  Yuk ikuti pembahasan fakta-fakta berikut ini!

1. Film keempat dari seri High and Low

Film ini merupakan karya keempat dalam alur cerita terbaru dalam seri High and Low. Menggunakan judul “High and Low the Worst x Cross”, film ini menjadi karya kolaborasi seri manga “CROWS” dan “WORST” karya Takahashi Hiroshi dan alur ceritanya menitikberatkan pada kisah siswa “Oya Hight School” yang mencari jati diri dengan kekuatan fisik. 

2. Latar cerita terpusat di SMA Oya

Ya, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, cerita High and Low the Worst x Cross bercerita tentang SMA Oya. Sekolah Menengah Atas (SMA) itu merupakan sebuah sekolah menengah yang berisi anak-anak nakal paling berbahaya di distrik SWORD. Mereka dibagi menjadi sistem penuh waktu dan sistem paruh waktu.

Baca Juga:
Jadwal Liga 1 Hari Ini, Big Match Arema FC Kontra PSM Makassar

Hanaoka Fujio (Kawamura Kazuma), kepala sistem penuh waktu, diceritakan telah mengunjungi Sekolah Menengah Anak Laki-Laki Suzuran di Kota Toaru (Toaru-shi) untuk mencari Raoh, orang terkuat di sekolah yang dikelilingi oleh banyak gosip yang membuatnya menjadi legenda hidup.

3. Amagai Kohei mendirikan “Aliansi Tiga Sekolah”

Kisah High and Low the Worst x Cross juga menceritakan tentang para berandalan di SWORD yang menantikan kesempatan untuk menjadi pemimpin berandalan di SMA Oya. Di antara mereka semua, ada Amagai Kohei (Miyama Ryoki), pemimpin anak nakal Sekolah Menengah Teknik Senomon yang juga dikenal sebagai “Gerbang Darah” karena seragam sekolah merah tua mereka. Amagai Kohei mendapatkan kekuatan dari orang terkuat, bernama Suzaki Ryo (Nakamoto Yuta).

Selanjutnya, Amagai Kohei mengundang SMA Kamasaka dan SMA Komersial Ebara ke dalam aliansinya. Hal itu bisa terjadi karena SMA Kamasaka dan SMA Komersial Ebara juga mengincar posisi kepala SMA Oya. Amagai Kohei mendirikan “Aliansi Tiga Sekolah” untuk memperluas kekuasaannya. 

Nah, kira-kira itu saja deretan fakta-fakta yang menarik dalam alur cerita Hight and Low the Worst x Cross. Kalau sudah penasaran dengan alur cerita lengkapnya, nonton saja secara live di bioskop atau melalui saluran streaming legal.  Di bawah ini informasinya. 

Link nonton film streaming High and Low the Worst x Cross Sub Indo

Jika kamu ingin menonton film High and Low the Worst x Cross sub Indo, silahkan coba gunakan link di bawah ini.

https://www.bilibili.tv/id/video/2045470546?bstar_from=bstar-web.ugc-video-detail.related-recommend.all

Selain itu bisa juga di sini: https://www.netflix.com/id-en/title/81304899#:~:text=Watch%20High%20%26%20Low%20The%20Worst%20%7C%20Netflix

Siapkan internet dan enjoy the movie! Demikian itu yang dapat disampaikan berkaitan dengan nonton film streaming High and Low the Worst x Cross sub Indo gratis. 

Kontributor : Mutaya Saroh



Sumber: www.suara.com

Related posts